KBatau keluarga berencana adalah program pemerintah untuk mengendalikan kehamilan, yang kemudian lebih sering disebut sebagai kata ganti dari alat kontrasepsi. Alat kontrasepsi adalah alat yang digunakan mencegah kehamilan yang tidak terencana, dan untuk memberi jarak antar kehamilan. Cara Menghitung KB Suntikan? Dengan cara 1 bulan Datang

Berikut ini adalah beberapa soal yang membahas hubungan antara α derajat disosiasi atau derajat ionisasi, Ka tetapan kesetimbangan asam atau Kb tetapan kesetimbangan basa, konsentrasi asam basa dan pH. Petunjuk penggunaan kalkulator berikut adalah dengan memasukkan data pada kotak putih, hasil hitung ada pada kota oranye. Untuk tanda desimal yang diperbolehkan adalah menggunakan tanda titik. Untuk memasukkan bilangan berpangkat misalnya 1,8 × 10–5 silakan tulis Pada keadaan awal sengaja diisikan input sesuai contoh soal dan jika ingin mengganti dengan angka lain silakan ganti dengan angka yang pengguna inginkan. Menghitung Ka atau Kb jika diketahui konsentrasi asam/basa dan derajat disosiasi Soal-1 Suatu asam lemah HA mempunyai konsentrasi 0,200 M dan derajat disosiasinya 1,24%. Tentukan Ka asam lemah tersebut Pembahasan [HA] = 0,200 M dan α HA = 1,24% = 0,0124 Reaksi disosiasi HA ⇌ H+ + A– [HA]reaksi = [H+] = [A–] [H+] = α. [HA]awal [H+] = 0,0124 × 0,200 M [H+] = 2,48 × 10–3 M Berdasarkan perbandingan koefisien setara pada penguraian HA maka [A–] = [H+] = 2,48 × 10–3 M Ka HA = $ \mathsf{\dfrac{[H^+] \times [A^-]}{[HA]}}$ Ka HA = $ \mathsf{\dfrac {[2,48 \times 10^{-3} 2,48 \times 10^{–3}]} {0,200}}$ Ka HA = 3,0752 × 10–5 Menghitung derajat disosiasi/derajat ionisasi jika diketahui Ka atau Kb dan konsentrasi asam/basa Soal-2 Hitung persen disosiasi larutan asam lemah HA yang 0,050 M. Ka = 1,60 x 10–5 Pembahasan Hitung konsentrasi HA yang terdisosiasi x Reaksi disosiasi HA ⇌ H+ + A– Ka HA = $ \mathsf{\dfrac{[H^+] \times [A^-]}{[HA]}}$ 1,60 × 10–5 = $ \mathsf{\dfrac {x x}{0,050}}$ x2 = 1,60 × 10–5 × 0,050 x2 = 0,08 × 10–5 x = 8,9443 × 10–4 M Persen disosiasi = jumlah HA yang terdisosiasi ¸ jumlah HA awal × 100% 8,9443 × 10–4 M ÷ 0,050 M × 100% = 1,79% Menghitung konsentrasi asam/basa jika diketahui derajat disosiasi/derajat ionisasi jika diketahui Ka atau Kb Soal-3 Berapakah molaritas larutan NH3 jika derajat ionisasinya 4%, Kb = 1,8 x. 10–5 ? Pembahasan Dimisalkan [NH3] = x, maka [NH4+] = [OH–] = Kb = $ \mathsf{\dfrac {[NH_{4}^{+}][OH^{-}]}{[NH_3]}}$ 1,8 × 10–5 = $ \mathsf{\dfrac {0,04 x 0,04 x}{x}}$ 0,0016 x2 = 1,8 × 10–5 x 0,0016 x2 – 0,000018 x = 0 Dengan menggunakan rumus abc untuk penyelesaian persamaan kuadrat ini dapat diselesaikan dengan memasukan nilai a, b, dan c sehingga diperoleh x yang mungkin. x = 0,01125 M $\mathsf{ax^2 + bx + c = 0}$ $\mathsf{x_{1,2} = \dfrac{-b \pm \sqrt{b^{2}-4ac}}{2a}}$ Jika larutan yang akan ditentukan konsentrasinya terdiri dari 1 kation dan 1 anion maka dapat digunakan rumus α2. x2 – Kb . x = 0, untuk substitusi dalam rumus abc dimana a = α2, b = – Kb , c = 0 Soal-4 Larutan asam asetat Ka = 2 x 10–5 mempunyai pH 3. Berapakah persen disosiasinya? Pembahasan CH3COOH ⇌ H+ + CH3COO– [H+] = 10–pH = 10–3 = 1 x 10–3 M Secara stoikiometri [CH3COO–] [H+] = 1 1 sehingga [CH3COO–] = 1 × 10–3 Berikutnya adalah menentukan [CH3COOH] dengan menggunakan persamaan Ka Ka = $ \mathsf{ \dfrac{[H^+][CH_3COO^-]}{[CH_{3}COOH]}} $ Di misalkan [CH3COOH] = x 2 x 10–5 = $ \mathsf{\dfrac {1 \times 10^{-3}1 \times 10^{–3}}{x}}$ x = 0,05 M Derajat disosiasi = $ \mathsf{\dfrac{[H^+]}{[CH_{3}COOH]} = \dfrac {1 \times 10^{-3}}{0,05} = 0,02}$ Persen disosiasi = 0,02 × 100% = 2% Untuk Larutan Asam Ditunggu respon balik dari pembaca atau pengguna agar dapat dilakukan perbaikan jika terdapat kesalahan dalam kalkulator di atas. Terima kasih.
Untukmenentukan konstanta keasaman (Ka) dan konstanta kebasaan (Kb), perlu ditentukan dahulu persamaan reaksi disosiasinya di dalam air yang ditunjukkan pada lampiran gambar. Sehingga, rumus untuk mencari Ka dan Kb dengan cara mengalikan konsentrasi ion (anion dan kation) pangkat koefisien reaksi kemudian dibagi oleh konsentrasi asam/basa.
Kekuatan asam dan basa suatu larutan bergantung pada banyaknya ion-ion yang terurai dalam larutan. Besar kekuatan asam dan basa dinyatakan dalam sebuah nilai yang disebut derajat ionisasi α. Rumus derajat ionisasi dinyatakan dalam persamaan perbandingan antara jumlah molekul zat yang terionisasi dengan jumlah molekul zat mula-mula. Rentang nilai derajat ionisasi antara 0 sampai 1, dengan 0 untuk sedikit ion yang terurai dan 1 untuk semua ion terurai. Berdasarkan banyaknya ion-ion yang terurai, larutan asam/basa dibedekan menjadi lemah dan kuat. Setiap larutan asam/basa kuat merupakan larutan elektrolit kuat, di mana zat-zat elektrolit mengalami ionisasi sempurna α = 1. Hampir semua molekul asam/basa kuat dalam air terurai menjadi ion-ion. Sedangkan asam/basa lemah merupakan larutan elektrolit lemah, di mana zat-zat hanya mengalami ionisasi sebagian 0<α<1. Zat-zat yang tidak mengalami ionisasi disebut dengan larutan non elektrolit α = 0. Bagaimana bentuk rumus derajat ionisasi? Bagaimana cara menghitung derajat ionisasi? Sobat idschool dapat mencari tahu jawabannya melalui ulasan di bawah. Baca Juga Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit Diketahui bawaha ada tiga jenis larutan berdasarkan kemampuan ionisasi yaitu larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah, dan non elektrolit. Ionisasi adalah proses fisik mengubah atom/molekul menjadi ion-ion yang dapat bermuatan positif + atau negatif -. Elektrolit adalah mineral bermuatan listrik yang terdapat pada suatu larutan. Kemampuan suatu zat menghasilkan ion H+ menentukan kekuatan asam dari zat tersebut. Semakin banyak ion H+ yang mampu dihasilkan menandakan sifat asam yang semakin kuat. Begitu juga dengan kekuatan basa, kemampuan menghasilkan ion OH– menentukan kekuatan asam dari suatu zat. Semakin banyak ion OH– yang dihasilkan menandakan sifat basa yang semakin kuat. Jumlah ion H+ dan OH– yang dihasilkan dipengaruhi oleh nilai derajat ionisasi α. Besar dari nilai derajat ionisasi secara matematis dinyatakan melalui rumus derajat ionisasi di bawah. Nilai α paling rendah adalah 0 dan nilai α paling tinggi adalah 1. Larutan asam/basa yang merupakan elektrolit kuat mempunyai ionisasi besar mendekati 1. Beberapa larutan elektrolit yang merupakan asam kuat antara lain H2SO4, HCl, HNO3, HBr, HI, dan lainnya. Beberapa larutan elektrolit yang merupakan basa kuat antara lain NaOH, BaOH, KOH, CaOH2, dan lainnya. Sedangkan larutan asam basa yang merupakan elektrolit lemah memiliki derajat ionisasi kecil. Semakin kecil kemampuan larutan asam basa untuk menghasilkan ion-ion akan membuat nilai α semakin mendekati 0. Baca Juga Laju Reaksi dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya Tetapan Setimbang Ionisasi Asam/Basa Lemah Ka dan Kb Larutan elektrolit kuat mengalami ionisasi sempurna sehingga harga α mendekati satu. Sementara itu, larutan elektrolit lemah hanya mengalami ionisasi sebagian sehingga harga α sangat kecil kurang dari 1 dan mendekati 0 0<α<1. Secara umum persamaan reaksi ionisasi asam lemah memiliki persamaan HA aq ⇄ H+ aq + A– aq. Sedangkan persamaan umum reaksi ionisasi asam basa memiliki bentuk LOH aq ⇄ L+ aq + OH– aq. Di mana, persamaan ionisasi asam /basa lemah termasuk kesetimbangan reaksi kesetimbangan antara molekul-molekul zat elektrolit dengan ion-ionnya. Tetapan kesetimbangan ionisasi asam lemah diberi simbol Ka. Dan tetapan kesetimbangan ionisasi basa lemah diberi simbol Kb. Rumus tetapan kesetimbangan asam/basa lemah memenuhi persamaan berikut. Tetapan kesetimbangan asam/basa lemah memiliki hubungan dengan rumus derajat ionisasi α. Hubungan antara α dengan Ka dan Kb dinyatakan dalam rumus berikut. Baca Juga Reaksi Reduksi-Oksidasi Redoks Contoh Soal dan Pembahasan Beberapa contoh soal di bawah dapat sobat idschool gunakan untuk menambah pemahaman bahasan rumus derajat ionisasi. Setiap contoh soal yang diberikan dilengkapi dengan pembahasannya. Sobat idschool dapat menggunakan pembahasan tersebut sebagai tolak ukur keberhasilan mengerjakan soal. Selamat Berlatih! Contoh 1 – Penggunaan Rumus Derajat Ionisasi Elektrolit Terner Sebanyak 3,4 gram gas NH3 Mr = 17 dilarutkan ke dalam air sehingga volume larutan menjadi 2 liter. Jika Kb NH4OH = 10-5 maka derajat ionisasi NH4OH adalah ….A. 0,1B. 0,01C. 0,90D. 0,99E. 1 Pembahasan Berdasarkan keterangan yang diberikan pada soal dapat diperoleh informasi-informasi seperti berikut. Massa gas NH3 Gr NH3 = 3,4 gramMr NH3 = 17Volume larutan V = 2 liter = mLKb NH4OH = 10-5 Menghitung konsentrasi NH3 M NH3 = Mb Menghitung derajat ionisasi α NH4OH Jadi, derajat ionisasi NH4OH adalah 0,01 M. Jawaban B Contoh 2 – Soal Derajat Ionisasi Elektrolit Perhatikan tabel titik didih larutan berikut! Derajat ionisasi elektrolit terner tersebut adalah ….A. 0,35B. 0,70C. 0,85D. 0,90E. 0,95 Pembahasan Berdasarkan keterangan yang diberikan pada soal dapat diperoleh informasi-informasi seperti berikut. Konsentrasi larutan non elektrolit M1 = 0,2 mTitik didih larutan non elektrolit T1 = 100,10oCKonsentrasi larutan elektrolit terner M2 = 0,2 mTitik didih larutan elektrolit terner T2 = 100,27oCJenis larutan elektrolit terner n = 3 Menghitung tetapan KbPersamaan perubahan suhu menurut sifat koligatif larutan non elektrolit adalah ΔTb = m × – 100 = 0,2 × Kb0,10 = 0,2KbKb = 0,10/0,2 = 0,5 Menghitung nilai tetapan van hoff iPersamaan perubahan suhu menurut sifat koligatif larutan elektrolit adalah ΔTb = m × Kb × i. 100,27 – 100 = 0,2 × 0,5 × I0,27 = 0,10 × Ii = 0,27/0,10 = 2,7 Menghitung dengan rumus derajat ionisasi α Jadi, derajat ionisasi elektrolit terner tersebut adalah 0,85. Jawaban C Demikianlah tadi ulasan rumus derajat ionisasi yang menunjukkan kekuatan asam dan basa. Terimkasih sudah mengunjungi idschooldotnet, semoga bermanfaat! Baca Juga 3 Konsep Teori Asam Basa Menurut Arrheinus, Bronsted-Lowry, dan Lewis
MBsendiri sebenarnya berasal dari singkatan Mega Bytes, dan KB adalah Kilo Bytes. Menghitung 1 MB berapa KB, jika diukur menggunakan Biner, 1 MB sama dengan 1024 KB, namun jika diukur dalam skala Decimal maka 1 MB adalah sama dengan 1000 KB. Saya gambarkan sebagai berikut : Mega Bytes. Kilo Bytes. Definisi Bronsted Lowry tentang asam dan basa adalah bahwa asam mendonasikan ion hidrogen, sedangkan basa menerima ion hidrogen. Kb adalah konstanta disosiasi basa, atau cara ion-ion yang menyusun basa terpisah menjadi komponen positif dan negatifnya. Ka adalah konstanta disosiasi asam. Semakin besar nilai Kb, semakin kuat basa, dan semakin besar nilai Ka, semakin kuat asam. Dengan mengalikan Ka dengan Kb, Anda menerima Kw, atau konstanta disosiasi untuk air, yaitu 1, 0 x 10 ^ -14. Ketika menemukan Kb dari Ka, perlu untuk menghubungkan berbagai bagian persamaan ini. Baca masalahnya, dan tulis informasi yang diberikan. Dalam masalah yang melibatkan penghitungan Kb dari Ka, Anda biasanya diberi Ka dan Kw. Misalnya, Anda mungkin diminta menghitung Kb ion klorida. Ka yang diberikan asam konjugat ion klorida, yang merupakan hidrogen klorida, adalah 1, 0 x 10 ^ 6. Kw yang diberikan adalah 1, 0 x 10 ^ -14. Tuliskan persamaan untuk Ka, Kb, dan Kw, yaitu Kw = Ka Kb. Selesaikan persamaan untuk Kb dengan membagi Kw dengan Ka. Anda kemudian mendapatkan persamaan Kb = Kw / Ka. Masukkan nilai-nilai dari masalah ke dalam persamaan. Misalnya, untuk ion klorida, Kb = 1, 0 x 10 ^ -14 / 1, 0 x 10 ^ 6. Kb adalah 1, 0x10 ^ -20. Kiat Daring, atau dalam buku kimia, Anda dapat menemukan daftar konstanta disosiasi asam dan basa. Tujuan: Mengetahui hubungan konfigurasi electron dengan letak unsur dalam Sistem Periodik Petunjuk: 1. Tuliskan konfigurasi elektron unsur-unsur pada tabel di bawah ini ! 2. Tentukan nomor kulit terluar dan jumlah electron valensinya! 3. Tentukan letak periode dan golongan dengan melihat pada Sistem Periodik Unsur ! - Jenis-jenis satuan penyimpanan data terdiri dari Bit, Byte, Kilobyte KB, Megabyte MB, Gigabyte GB, dan Terabyte TB. Seperti pengukuran lain, satuan penyimpanan data tersebut dapat dikonversi ke dalam satuan konversi dari satuan terkecil ke terbesar, maka rumusnya adalah dengan membagi. Sementara jika konversi satuan dari yang terbesar ke terkecil maka rumusnya adalah dengan mengalikan. Salah satunya satuan gigabytes GB yang dikonversikan ke satuan kilobytes KB. Sebelum mengetahui perhitungan GB ke KB. Selengkapnya ketahui perbedaan mengenai GB dan KB. Baca juga Perbedaan Satuan Kecepatan Internet Kbps, Mbps, dan Gbps Perbedaan antara GB dan KB Satuan ukuran gigabytes GB lebih besar dibandingkan dengan ukuran kilobytes KB. Dalam urutan satuan penyimpanan data, GB berada di urutan kelima dari yang terkecil, yakni bit. Sementara KB berada di urutan ketiga dari yang kedua satuan ini dikonversi dari GB ke KB, maka nilai 1 GB sama dengan menjadi KB. Sebaliknya, konversi nilai 1 KB sama dengan 0 GB. Satuan gigabytes GB banyak ditemukan dalam ukuran suatu data, file, maupun dokumen yang terdapat dalam sebuah perangkat. Sementara satuan kilobytes KB juga dapat ditemukan dalam data, file, maupun dokumen berukuran kecil seperti foto dengan kualitas rendah. Baca juga Jenis-jenis Media Penyimpanan Data, dari Disket, Hard Disk, hingga Kartu Memori 1 GB berapa KB? Perhitungan gigabyte GB ke kilobyte KB tidak jauh berbeda dengan perhitungan satuan lainnya. Anda bahkan dapat menghitungnya di luar kepala apabila Anda hafal urutan satuan-satuan penyimpanan yang ada. Berikut perhitungan gigabyte GB ke kilobyte KB. Sistem perhitungan desimal nilai GB x x KB Sistem perhitungan biner nilai GB x x KB Apabila Anda memiliki flash disk dengan kapasitas 18 gigabyte GB dan ingin mengetahui jumlah kapasitas dalam satuan kilobyte KB, maka begini perhitungannya. Sistem perhitungan desimal 18 x x KB Sistem perhitungan biner 18 x x KB Berikut tabel konversi nilai gigabyte GB ke kilobyte KB untuk memudahkan Anda. Gigabyte GB Kilobyte KB desimal Kilobyte KB biner 1 2 3 4 5 6 8 16 32 64 128 132 256 512 Itulah perbedaan antara satuan gigabytes GB dan kilobytes KB serta cara menghitung dan konversi nilai dari gigabytes GB ke kilobytes KB. Konversi nilai di atas, bisa Anda jadikan sebagai patokan dalam mengonversi satuan GB ke KB. Semoga bermanfaat. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. CaraMenghitung Masa Subur Bila Siklus Haid Tidak Teratur: Catatlah lama siklus haid Anda selama 6 bulan terakhir. Misalnya, bulan Januari siklus haid Anda adalah 25 hari, Februari 28 hari, Maret 30 hari, dan seterusnya hingga 6 bulan. Jika siklus terpanjang adalah 35 hari, kurangi 35 dengan 11, hasilnya 24. Hello Sobat ! Salam Chemistry !!! Pada postingan kali ini, engkau akan mempelajari cara mencari Ka/Kb serta derajat ionisasi dari larutan asam dan basa lemah. Tetapi, sebelum kita mencari Ka dan derajat ionisasi dari suatu asam/basa lemah,alangkah baiknya kita ketahui dulu apa itu derajat ionisasi a dan apa itu tetapan ionisasi Ka/Kb . Derajat ionisasi ialah suatu persentase yang menyatakan jumlah dari molekul-molekul asam/basa lemah yang menjelma ion-ion. Makara pada dasarnya disini,derajat ionisasi itu menawarkan jumlah dari molekul-molekul asam atau basa lemah yang menjelma ion-ion dalam bentuk persen,sedangkan yang dimaksud dengan tetapan ionisasi Ka/Kb ialah suatu tetapan yang menyatakan ukuran kekuatan dari suatu asam atau basa lemah secara kuantitatif. Oke,sesudah sobat erat memahami pengertian dari derajat ionisasi dan tetapan ionisasi. Sekarang barulah sobat erat sanggup mencari tetapan ionisasi dan derajat ionisasi dari suatu asam atau basa lemah. Untuk mencari tetapan ionisasi dari suatu asam atau basa lemah kita sanggup memakai rumus diberikut. Atau misal Soal 1. Di dalam tabung erlenmeyer, terdapat senyawa asam laktat yang mempunyai serius 2 M. kemudian senyawa asam laktat tersebut diukur PH nya dengan menggunkan PH meter digital. Dan ternyata hasil pengukuran dari PH meter menawarkan bahwa PH dari asam laktat tersebut ialah 1,8. Maka carilah tetapan ionisasi dari asam laktat tersebut ! Diketahui Konsentrasi asam laktat = 2 M PH Asam Laktat = 1,8 Ditanya Ka ? Untuk mencari tetapan ionisasi dari asam laktat tersebut,kita sanggup memakai rumus yang sudah kita buat sebelumnya yaitu Ka = Konsentrasi ion H+ ⋀2 / Konsentrasi Asam Lemah M Ket ⋀ = pangkat Konsentrasi ion H+ dari asam laktat sanggup kita dapatkan dari PH nya dengan cara PH = 1,8 Ion H+ = antilog -PH = antilog -1,8 = 1,6 x 10⋀-2 2- log 1,6 = 1,8 Makara serius ion H+ dari asam laktat ialah sebesar 1,6 x 10⋀-2, maka Ka = Konsentrasi ion H+ ⋀2 / Konsentrasi Asam Laktat M = 1,6 x 10⋀-2 ⋀2 / 2 = 2,56 x 10⋀-4 / 2 = 1,28 x 10⋀-4 atau kita sanggup bulatkan menjadi 1,3 x 10⋀-4 Makara Tetapan Ionisasi Ka dari asam laktat ialah sebesar 1,3 x 10⋀-4 dibaca 1,3 x 10 pangkat -4 2. Senyawa Hidroksilamin NH2OH 3 M mempunyai PH sebesar 11,25. Maka carilah tetapan ionisasi dari senyawa hidroksilamin tersebut ! Diketahui Konsentrasi Hidroksilamin = 3 M PH Hidroksilamin = 3,75 Ditanya Kb ? Untuk mencari tetapan ionisasi dari senyawa hidroksilamin tersebut, kita sanggup memakai rumus yang sudah kita buat sebelumnya yaitu Kb = Konsentrasi ion OH- ⋀2 / Konsentrasi Basa Lemah M Ket ⋀ = pangkat Konsentrasi ion OH- dari hidroksilamin sanggup kita dapatkan dari PH nya dengan cara = PH = 14 - pOH = 11,25 = 14 - pOH = 14 - pOH = 11,25 = -pOH = 11,25 - 14 = -pOH = -3,75 = pOH = 3,75 Konsentrasi Ion OH- = antilog -pH = antilog -3,75 = 1,8 x 10⋀-4 4 - log 1,8 = 3,75 Makara serius ion OH- dari hidroksilamin ialah sebesar 1,8 x 10⋀-4 , maka Kb = Konsentrasi ion OH- ⋀2 / Konsentrasi Hidroksilamin M = 1,8 x 10⋀-4 ⋀2 / 3 = 3,24 x 10⋀-8 / 3 = 1,08 x 10⋀-8 atau kita sanggup bulatkan menjadi 1,1 x 10⋀-8 Jadi, Tetapan ionisasi Kb dari hidroksilamin ialah sebesar 1,1 x 10⋀-8 dibaca 1,1 x 10 pangkat -8 Ok, begitulah cara yang sanggup engkau gunakan untuk mencari tetapan ionisasi dari senyawa asam atau basa lemah tersebut. Sekarang, mari kita pelajari cara mencari derajat ionisasi dari senyawa asam dan basa lemah ! Teknik Mencari Derajat Ionisasi Selanjutnya >> Sumber 01 M = 2 X 0,1 M = 0,2 M. Penting untuk diperhatikan bahwa, jika (a), (b), dan (c) merupakan triple phytagoras dan (k) suatu bilangan bulat positif maka (ka), (kb), dan (kc) juga merupakan triple phytagoras, karena: Contoh soal ph garam dari asam lemah dan basa lemah.
Suatu asam lemah HA mempunyai konsentrasi 0,200 M dan derajat disosiasinya 1,24%. Tentukan Ka asam lemah tersebutPembahasan[HA] = 0,200 M dan α HA = 1,24% = 0,0124Reaksi disosiasi HA ⇌ H+ + A–[HA]reaksi = [H+] = [A–][H+] = α. [HA]awal[H+] = 0,0124 × 0,200 M[H+] = 2,48 × 10–3 MBerdasarkan perbandingan koefisien setara pada penguraian HA maka[A–] = [H+] = 2,48 × 10–3 MKa HA = $ \mathsf{\dfrac{[H^+] \times [A^-]}{[HA]}}$Ka HA = $ \mathsf{\dfrac {[2,48 \times 10^{-3} 2,48 \times 10^{–3}]} {0,200}}$Ka HA = 3,0752 × 10–5DiketahuiNilai[HA]awal atau[BOH]awal Mα %Hasil Hitungα desimal[H+] atau[OH-]M[A-] atau[B+] M[HA]berubah atau[BOH]berubah MKa HA atau Kb BOHMenghitung derajat disosiasi/derajat ionisasi jika diketahui Ka atau Kb dan konsentrasi asam/basaSoal-2Hitung persen disosiasi larutan asam lemah HA yang 0,050 M. Ka = 1,60 x 10–5PembahasanHitung konsentrasi HA yang terdisosiasi xReaksi disosiasi HA ⇌ H+ + A–Ka HA = $ \mathsf{\dfrac{[H^+] \times [A^-]}{[HA]}}$1,60 × 10–5 = $ \mathsf{\dfrac {x x}{0,050}}$x2 = 1,60 × 10–5 × 0,050x2 = 0,08 × 10–5x = 8,9443 × 10–4 MPersen disosiasi = jumlah HA yang terdisosiasi ¸ jumlah HA awal × 100%8,9443 × 10–4 M ÷ 0,050 M × 100% = 1,79%DiketahuiNilai[HA]awal atau[BOH]awalMKa HA atauKb BOHHasil Hitung[H+] atau[OH-] M[A-] atau[B+] M[HA]berubah atau[BOH]berubah Mα desimalα %Menghitung konsentrasi asam/basa jika diketahui derajat disosiasi/derajat ionisasi jika diketahui Ka atau KbSoal-3Berapakah molaritas larutan NH3 jika derajat ionisasinya 4%, Kb = 1,8 x. 10–5 ?PembahasanDimisalkan [NH3] = x, maka [NH4+] = [OH–] = = $ \mathsf{\dfrac {[NH_{4}^{+}][OH^{-}]}{[NH_3]}}$1,8 × 10–5 = $ \mathsf{\dfrac {0,04 x 0,04 x}{x}}$0,0016 x2 = 1,8 × 10–5 x0,0016 x2 – 0,000018 x = 0Dengan menggunakan rumus abc untuk penyelesaian persamaan kuadrat ini dapat diselesaikan dengan memasukan nilai a, b, dan c sehingga diperoleh x yang = 0,01125 M$\mathsf{ax^2 + bx + c = 0}$$\mathsf{x_{1,2} = \dfrac{-b \pm \sqrt{b^{2}-4ac}}{2a}}$Jika larutan yang akan ditentukan konsentrasinya terdiri dari 1 kation dan 1 anion maka dapat digunakan rumus α2. x2 – Kb . x = 0, untuk substitusi dalam rumus abc dimana a = α2, b = – Kb , c = 0DiketahuiNilaiα %Ka HA atauKb BOHNilai konstanta cHasil Hitungα desimalαdesimal2 aMinus Ka HAatau Kb BOH b[HA]awal atau[BOH]awal MKemungkinan-1[HA]awal atau[BOH]awal MKemungkinan-2Soal-4Larutan asam asetat Ka = 2 x 10–5 mempunyai pH 3. Berapakah persen disosiasinya?PembahasanCH3COOH ⇌ H+ + CH3COO–[H+] = 10–pH = 10–3 = 1 x 10–3 MSecara stoikiometri [CH3COO–] [H+] = 1 1 sehingga [CH3COO–] = 1 × 10–3Berikutnya adalah menentukan [CH3COOH] dengan menggunakan persamaan KaKa = $ \mathsf{ \dfrac{[H^+][CH_3COO^-]}{[CH_{3}COOH]}} $Di misalkan [CH3COOH] = x2 x 10–5 = $ \mathsf{\dfrac {1 \times 10^{-3}1 \times 10^{–3}}{x}}$x = 0,05 MDerajat disosiasi = $ \mathsf{\dfrac{[H^+]}{[CH_{3}COOH]} = \dfrac {1 \times 10^{-3}}{0,05} = 0,02}$Persen disosiasi = 0,02 × 100% = 2%Untuk Larutan AsamDiketahuiNilaipHKa HAHasil Hitung[H+] M[A-] M[HA]awal Mα desimalα %Soal-5Larutan basa lemah Kb = 2 x 10–5 mempunyai pH 11. Berapakah persen disosiasinya?Untuk Larutan basaDiketahuiNilaipHKb BOHHasil HitungpOH[OH-] M[B+] M[BOH]awal Mα desimalα %Ditunggu respon balik dari pembaca atau pengguna agar dapat dilakukan perbaikan jika terdapat kesalahan dalam kalkulator di atas. Terima kasih. Perhatikan kedua rumus di atas. Dapat dilihat bahwa ternyata Ka dan Kb berbanding lurus dengan konsentrasi H+ dan artinya, semakin besar harga Ka dan Kb, semakin besar pula konsentrasi H+ dan asam lemah yang paling kuat adalah asam lemah dengan harga Ka paling besar. Begitu juga basa lemah yang paling kuat adalah basa lemah dengan harga Kb yang paling besar harga Ka dan Kb, maka semakin kuat pula asam dan Soal Di bawah ini terdapat data harga ka beberapa asam lemahHA, Ka = 1,8 x 10-⁵HB, Ka = 3,4 x 10-⁶HC, Ka = 2,5 x 10-⁴HD, Ka = 1,5 x 10-⁵Berdasarkan data tersebut maka urutan kekuatan asam dari yang terkuat ditunjukkan oleh nomor………Pembahasan Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, asam yang paling kuat adalah HC karena Ka-nya paling besar, diikuti kemudian oleh HA dan HD. Asam yang paling lemah adalah HB karena memiliki nilai Ka paling urutan asam-asam tersebut dari yang paling kuat ditunjukkan oleh nomor 3 - 1 - 4 - penjelasan tentang cara mengurutkan kekuatan asam dan basa berdasarkan pH dan harga Ka dan Kb. Semoga penjelasan diatas menambah pemahaman kamu terhadap materi ini termasuk dalam seri artikel Bab Larutan Asam dan Basa. Kamu dapat mengunjungi artikel lain tentang bab ini melalui daftar link berikut Apa yang dimaksud dengan KA dan KB? Ka dan Kb menyatakan nilai tetapan kesetimbangan asam lemah dan basa lemah yang dapat digunakan untuk menentukan besar ion H+ dan OH- pada larutan. Berapa tetapan ka? Asam HA mempunyai tetapan ionisasi Ka = 1,6 × 10-5. Berapa KB dari nh4oh? Tetapan ionisasi basa Kb NH4OH = 10-5 . Bagaimana hubungan antara kekuatan asam dengan derajat ionisasi dan tetapan kesetimbangan asam? Hubungan antara kekuatan asam dengan tetapan ionisasi asam adalah semakin besar nilai tetapan ionisasi asam Ka maka semakin kuat asamnya. Sebaliknya, semakin kecil nilai Ka, maka semakin lemah asamnya.
ADLood. 460 316 236 183 377 25 483 109 318

cara menghitung ka dan kb